Selasa, 02 Maret 2010

Wong Edane .....Lagi ....Hahahahaha


Bugil Massal ....... Katanya sih Seni ...... Seni Apaan Yaa ......? Hehehehehe
Dari Australia, Kompas.com mengabarkan sekitar 5.200 orang saling berpelukan dalam kondisi bugil di anak tangga Opera House, Sydney, Senin (1/3/2010), untuk mengikuti sesi pengambilan gambar oleh juru foto kenamaan, Spencer Tunick. Tunick, yang dikenal dengan sensasi foto bugil massal di tempat umum, menggelar sesi pengambilan gambar itu selama 1 jam dalam berbagai posisi. Diberitakan juga bahwa dalam sesi ini tidak ada unsur seks yang dikedepankan, tetapi lebih ke unsur seni atau komunitas budaya.
Seni atau komunitas budaya memang selalui dijadikan kambing hitam bagi mereka yang doyan berbugil ria. Dengan alasan ini pula beberapa waktu lalu ratusan pasangan di Jepang rela melakukan ML berjamaah buat cetak rekor dunia. Sungguh dunia ini semakin gila!
Gila, karena masak acara seperti itu dianggap sebagai seni. Seni apaan? Seni mengumbar aurat?! Seni pembangkit syahwat?! Mungkin itu yang tepat!!!
Seni pembangkit syahwat seperti di atas bukan tidak mungkin akan terjadi di Indonesia. Saya katakan demikian karena pengalaman telah menunjukkan betapa masyarakat kita mudah terpengaruh oleh trend dari luar. Untuk itu mungkin sudah saatnya kita sebagai anak bangsa memikirkan langkah untuk memproteksi segala kemungkinan penyebaran virus semacam.
Seperti kata Bang Napi, waspadalah......waspadalah!!!.........Hehehehehe
Salam Kompak....dari Pekanbaru

Masih Wong Edane ......... Hehehehe

Bugil Massal .......... Katanya sih Seni ....... Seni Apa Yaaa...? Hehehehe

Dari Australia, Kompas.com mengabarkan sekitar 5.200 orang saling berpelukan dalam kondisi bugil di anak tangga Opera House, Sydney, Senin (1/3/2010), untuk mengikuti sesi pengambilan gambar oleh juru foto kenamaan, Spencer Tunick. Tunick, yang dikenal dengan sensasi foto bugil massal di tempat umum, menggelar sesi pengambilan gambar itu selama 1 jam dalam berbagai posisi. Diberitakan juga bahwa dalam sesi ini tidak ada unsur seks yang dikedepankan, tetapi lebih ke unsur seni atau komunitas budaya.
Seni atau komunitas budaya memang selalui dijadikan kambing hitam bagi mereka yang doyan berbugil ria. Dengan alasan ini pula beberapa waktu lalu ratusan pasangan di Jepang rela melakukan ML berjamaah buat cetak rekor dunia. Sungguh dunia ini semakin gila!
Gila, karena masak acara seperti itu dianggap sebagai seni. Seni apaan? Seni mengumbar aurat?! Seni pembangkit syahwat?! Mungkin itu yang tepat!!!
Seni pembangkit syahwat seperti di atas bukan tidak mungkin akan terjadi di Indonesia. Saya katakan demikian karena pengalaman telah menunjukkan betapa masyarakat kita mudah terpengaruh oleh trend dari luar. Untuk itu mungkin sudah saatnya kita sebagai anak bangsa memikirkan langkah untuk memproteksi segala kemungkinan penyebaran virus semacam.
Seperti kata Bang Napi, waspadalah......waspadalah!!!........Hehehehehehe

Salam Kompak ...dari Pekanbaru

Senin, 01 Maret 2010

Ubi ....Oohhhh Ubi .....Rupanya di kau Sangat Banyak manfaat nya



Ubi masak yang dimakan beserta kulitnya menyediakan lebih banyak serat daripada seporsi oatmeal.


KOMPAS.com - Saat membeli gorengan sore hari, ubi bukan termasuk favorit. Dalam menu kolak yang kita buat saat bulan Ramadhan pun, ubi jarang ditemukan.
Orang hanya memandang ubi sebagai sumber karbohidrat, yang sering disalahkan sebagai penyebab obesitas, bahkan diabetes (bila dikonsumsi berlebihan). Kesalahan informasi sering menempatkan ubi dalam kategori yang sama dengan nasi (jenis pangan yang kurang bergizi), padahal tidak semuanya benar. Ubi memiliki banyak manfaat yang belum diketahui orang.Ada beberapa jenis ubi (sering juga disebut sebagai ketela), namun biasanya kita mengetahui dua macam: ubi yang lebih kering dengan kulit berwarna coklat dan buah kekuningan, atau ubi yang lebih manis dengan kulit berwarna ungu dan buah yang berwarna oranye. Manfaat yang bisa Anda peroleh dari ubi antara lain:
1. Salah satu sumber terbaik vitamin AUbi digelari sebagai makanan super oleh Center for Science in the Public Interest berkat kandungan nutrisinya. Sebutir ubi ukuran sedang menyediakan lebih dari 200 persen kebutuhan harian akan vitamin A. Vitamin ini muncul dalam bentuk beta karoten, yang memberikan warna kuning oranye pada ubi. Vitamin A sendiri memberi manfaat untuk penglihatan, kulit, dan tulang. Ubi juga berfungsi sebagai antioksidan, membantu mencegah infeksi dalam pencernaan, saluran kencing, dan paru-paru. Dalam sebuah studi yang digelar oleh Kansas State University pada tahun 2003, dan dipublikasikan di The American Society for Nutritional Sciences, ditemukan hubungan antara kekurangan vitamin A dan emphysema (infeksi paru-paru yang menyebabkan kesulitan bernafas).
2. Vitamin dan mineral lainUbi juga merupakan sumber terbaik vitamin C (sepotong ubi memenuhi 66 persen kebutuhan vitamin C dalam sehari), tembaga, vitamin B6, zat besi, kalsium, potasium, dan mangaan. Ubi juga kaya serat. Menurut The U.S. Sweet Potato Council Inc., ubi masak yang dimakan beserta kulitnya menyediakan lebih banyak serat daripada seporsi oatmeal.
3. Mudah dicernaKandungan patinya yang tinggi membuatnya kurang bekerja untuk sistem pencernaan, yang menghilangkan penyebab sakit perut. Seratnya yang tinggi mampu mencegah sembelit (dan penyebab penyakit perut lainnya). Sedangkan vitamin A, B, C, kalsium, dan potasiumnya membantu meringankan radang perut, dan masalah sejenis karena manfaat antiperadangannya.
4. Karbohidrat alternatif untuk yang sedang berdiet Ubi berukuran sedang yang tidak dimasak mengandung 112 kalori, bebas lemak dan bebas kolesterol, serta rendah sodium. Kandungan ini tentu akan berubah, tergantung cara Anda memasaknya. Mengukus atau merebus ubi akan memunculkan rasa manisnya yang alami, namun dengan sedikit kalori. Ubi memiliki kadar Glycemic Index (GI) yang rendah, khususnya bila dibandingkan dengan roti putih atau nasi. Skala GI akan menilai makanan berdasarkan berapa banyak dan seberapa cepat makanan tersebut meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Karena pengaruhnya terhadap gula darah relatif kecil, ubi juga menjadi pilihan yang baik untuk pengidap diabetes yang butuh karbo, namun yang tidak mempengaruhi kadar insulin. Studi yang digelar oleh University of Vienna, Austria, pada tahun 2003, membuktikan bahwa pengidap diabetes melitus tipe II yang mengonsumsi ubi dosis tinggi menunjukkan penurunan terbesar resistensi insulin tanpa perbedaan dalam berat badan, atau faktor lain yang mungkin akan mempengaruhi.
5. Bisa diolah dengan cara apa sajaAnda mungkin hanya mengenal ubi dalam bentuk ubi goreng (dengan tepung), dan kolak. Padahal, ubi bisa diolah dengan cara apa saja. Cobalah lebih kreatif saat mengolah bahan makanan yang kerap menjadi menu Thanksgiving ini. Anda juga bisa browsing resep-resep baru dari internet

Sebuah Kisah Nyata ........

Bunda ..... dari Kisah Nyata

Sebuah kisah lama yang patut dibaca dan direnungkan berkali- kali betapa baiknya ibunda kita, bagaimana besarnya pengorbanan ibunda kita dstnya
Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, tahun berapaan udah lupa. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic. Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). Dia anak yg cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat cewe2 yang kenal dia. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia sudah dipromosikan ke posisi manager. Gajinya pun lumayan.Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor.
Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman2 kantorsenang bergaul dengan dia, terutama dari kalangan cewe2 jomblo. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada A be.
Di rumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak dan kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit di bagian kiri dan belakang. Tergerai seadanya sebatas pundak. Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Wanita tua inibetul2 seperti monster yang menakutkan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnyakalau tidak ada keperluan penting.
Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be. Walau demikian, sang Ibu selalu setia melakukanpekerjaan routine layaknya ibu rumah tangga lain yang sehat. Membereskan rumah, pekerjaan dapur,cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dan lain-lain. Juga selalu memberikan perhatian yang besar kepadaanak satu2-nya A be. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain.Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya.
Setiap kali ada teman atau kolega business yang bertanya siapa wanita cacat dirumahnya, A be selalu menjawab wanita itu adalah pembantu yang ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. “Dia tidak punya saudara, jadi saya tampung, kasihan.” jawab A be. Hal ini sempat terdengar dan diketahui olehsang Ibu. Tentu saja ibunya sedih sekali. Tetapi ia tetap diam dan menelan ludah pahit dalam hidupnya. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya, takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya.
Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Tidak kuat bangun dari ranjang. A be mulai kerepotan mengurusi rumah, menyapu, mengepel, cuci pakaian, menyiapkan segala keperluan sehari-hari yang biasanya di kerjakan oleh Ibunya. Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum dan setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu, kalaupun ada mahal sekali). Hal ini membuat A be jadi BT (bad temper) dan uring-uringan di rumah.
Pada saat ia mencari sesuatu dan mengacak-acak lemari ibunya, A be melihat sebuah box kecil.Di dalam box hanya ada sebuah foto dan potongan koran usang. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik. Potongan koran usang memberitakan tentang seorang wanita berjiwa pahlawan yang telah menyelamatkan anaknya dari musibah kebakaran. Dengan memeluk erat anaknya dalam dekapan, menutup dirinya dengan sprei kasur basah menerobos api yang sudah mengepung rumah.
Sang wanita menderita luka bakar cukup serius sedang anak dalam dekapannya tidak terluka sedikitpun. Walau sudah usang, A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa wanita cantik di dalam foto dan siapa wanita pahlawan yang dimaksud dalam potongan koran itu. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita yang sekarang terbaring sakit tak berdaya.
Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa dibendung. Dengan menggenggam foto dan koranusang tersebut, A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yang terbaring. Sambil menahan tangis ia meminta maaf dan memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini. Sang ibupun ikut menangis, terharu dengan ketulusan hati anaknya. “Yang sudah-sudah nak, Ibu sudah maafkan.Jangan di ungkit lagi”. Setelah sembuh, A be bahkan berani membawa Ibunya belanja ke supermarket.
Walau menjadi pusat perhatian banyak orang, A be tetap cuek bebek. Kemudian peristiwa ini menarik perhatian kuli tinta (wartawan). Dan membawa kisah ini ke dalam media cetak dan elektronik.
Teman2 yang masih punya Ibu (Mama atau Mami) di rumah, biar bagaimanapun kondisinya, segera bersujud di hadapannya. Selagi masih ada waktu ya.
Sekali lagi ......terimakasih buat para Ibu ....... yang telah merawat dan membesarkan anak dengan sepenuh hatinya ......... Bravo Ibu

Tahan nafsu yaaa ....... j-a-n-d-a......hehehehe


Jangan ngereesss dulu ......tahan nafsu yaaaa.... hehehehehe

Kalau udah ketemu yang namanya janda, pasti yang namanya lelaki normal, otaknya mulai ngeres dan berpikiran macam-macam. gak yang masih bujang gak yang udah engkong-engkong…pikirannya pasti melayang-layang. apalagi jandanya sekelas dewi perssik, siapa tuh yang tidak tergoda. desahannya aja udak bikin klepek-klepek, apalagi goyangan gergajinya. wow……tutup mata-tutup telinga-tutup pikiran!
tapi maaf, yang aku maksud janda kali ini, bukan sembarangan janda, tapi adalah, “jangan ada nafsu diantara anda” . pokoknya saat - saat sekarang ini, nafsunya jangan diumbar-umbar deh.
tahan nafsu untuk demo-demo, nafsu untuk teriak-teriak, nafsu untuk menggoyang pemerintah, dan jangan juga nafsu untuk korupsi.
kalau kita sebagai rakyat indonesia bisa bersatu dan tidak suka mengumbar nafsu, kayaknya pembangunan benar-benar bisa berjalan dengan baik deh, kalau begitu yang senang kan kita semua . bisa menikmati suasana yang aman dan tentram. gak kayak sekarang, kacau dan kacau, karena kita yang hadup di indonesia, nafsunya pada besar sih.
kayaknya serba nafsu semuanya, nafsu berkuasa, nafsu marah, nafsu korupsi, nafsu kawin lagi, nafsu demo, nafsu saling menjelekan, nafsu saling mengalahkan, nafsu merebut istri orang, nafsu menghalalkan segala cara, dan nafsu bikin kerusuhan.
jadi gak heran, alam juga ikutan nafsu, buktinya banyak bencana yang terjadi.
kayaknya tak ada salahnya, kita-kita pada menurunkan nafsu, biar bisa berpikir dan hidup dengan lebih tenang lagi, gak ikutin nafsu tapi bisa kendalikan nafsu.
oke deh, kita janda aja, jangan ada nafsu diantara anda, ya termasuk aku juga deh, jangan terlalu nafsu untuk menulis ola la la la………….aaaa…aaa…..aa….a.

Wong Edane lagi ....hehehehe

Anak 9 thn ...... Beranak .... Kagak tahu siapa Bapak nya

Woualah, kecil keci jaman sekarang aneh aneh dan ada ada saja. Ini pekerjaan berat bagi kita semua selaku orang tua. Tidak boleh lengah. Pekerjaan mengawasi anak kita harus dikerjakan bersama kedua orang tua. Bukan hanya emaknya saja atau bapaknya saja, tetapi kedua duanya.
Ya, harus dilakukan oleh bapak dan emaknya, berdua, jangan satu saja, kerana apa, kenyataannya walau terjadi di Cina sebagaiman diberitakan koran Malaysia New Straits Times hari ini, yang memberitakan lanjutan berita koran Rusia Pravda, bahawasanya di utara Provinsi Jilin China seorang anak manusia yang baru berumur 9 tahun telah beranak juga. Sembilan Tahun beranak?. Ya. Ini kenyataan
Diberitakan walaupun bayinya sehat dan selamat dilahirkan di rumah sakit Changchun Hospital di Jilin, tetapi kita tetap waspada. Anak kecil yang mestinya masih main main boneka, kok bisa bisanya beranak, yang orang tuanya tidak tahu siapa sibapak anak. Luar biasa. Olalaa. Masya Allah. Apunilah Umatmu didunia ini.
Sudah ya, saya jadi nelangsa. Hati hati bagi kita bersama yang punya anak wanita.

Salam dari Pekanbaru

Wong Edane .......... Dasar Bule Gila ....hehehehe


Beginilah .... Kalau Kagak Ber Iman pada Allah swt
........... Demi Seni ....... Mau telanjang alias Bugil..... Hehehehehehe
Beberapa anggota NUDITY menyaksikan sesi pengambilan foto telanjang massal di anak tangga Sydney Opera House yang diadakan oleh juru foto kenamaan dari AS Spencer Tunick, 1 Maret 2010. Sekitar 5.200 orang turut ambil bagian dalam foto telanjang massal yang diberi judul Mardis Gras: The Base